Oleh: haerunisa | Juli 27, 2008

Anjing Pahlawan Tragedi 9/11 Akan Dikloning

Jumat, 4 Juli 2008 | 11:08 WIB

LOS ANGELES, JUMAT – Trakr, seekor anjing yang dinugerahi gelar pahlawan dalam tragedi 9/11 di World Trade Center, New York, AS, akan dikloning dalam waktu dekat. Adalah BioArts International, perusahaan bioteknologi di Mill Valley, dekat San Fransisco, AS, yang akan melakukannya.

Anjing jenis German shepherd (herder) itu mendapat kehormatan untuk dikloning setelah terpilih sebagai pemenang dalam sebuah polling bertajuk Golden Clone Giveaway yang dilakukan secara online. Biaya kloning akan didanai dari lelang online pada 5-9 Juli 2008 untuk kloning lima anjing yang pemiliknya bersedia membayar dengan harga tertinggi.

“Kami menerima banyak pendaftaran pada kontes ini dan semuanya mengusulkan anjing-anjing yang sungguh hebat, namun cerita mengenai Trakr membuai kita semua,” ujar Lou Hawthorne, Chief Executive BioArts. Ia mengatakan, kepahlawanan Trakr saat mencari korban yang masih hidup dari balik puing-puing menara yang hancur pantas dihargai dan mendapat kehormatan ini.

Usulan untuk mengkloning anjing jantan berusia 15 tahun itu berasal dari James Symington, mantan polisi yang kini tinggal di Los Angeles. Ia dan anjing tersebut termasuk dalam tim penyelamat yang pertama kali memasuki puing-puing gedung WTC setelah pengeboman yang keji. Symington menggambarkan semangat Trakr saat mencari korban yang telah tewas maupun yang masih hidup. Anjing itu pula yang sangat membantu tim menyelamatkan seorang korban terakhir yang masih hidup di bawah puing-puing setinggi 9 meter yang hampir runtuh.

“Saya tidak dapat membayangkan kebahagiaan yang saya rasakan saat itu,” ujar Symington. Jika kloning Track memiliki kemampuan yang sama, tentu anjing tersebut akan sangat bermanfaat.

Teknologi kloning anjing telah terbukti sukses meskipun baru peneliti Korea Selatan yang menguasainya. BioArts International juga bekerja sama dengan perusahaan bioteknologi Korea, Soom Biotech Research Foundation, yang dipimpin Hwang Woo-suk. Hwang adalah mantan ketua tim peneliti kloning di Universitas Nasional Seoul, yang memimpin penelitian kloning anjing pertama di dunia pada tahun 2005. Namun, ia dipecat karena terbukti bertanggung jawab atas pemalsuan data penelitian kloning sel induk manusia.

Sebelum bekerja sama dengan Hwang dan mendirikan BioArts, Hawthorne menjadi CEO Genetic Savings & Clone. Perusahaan tersebut meluncurkan proyek kloning anjing Missyplicity yang berusaha mengkloning anjing miliknya bernama Missy sejak tahun 1998. Namun, usahanya ditutup tahun 2006 karena gagal dan pada usia 15 tahun, Missy mati.

Tahun 2007, Hwang berhasil membantu Hawthorne mengkloning Missy dari sel-sel jaringan tubuhnya yang disimpan. Tiga ekor turunannya terbukti kloning. Dengan modal inilah, BioArts mulai aktif dan saat ini telah memegang lisensi kloning anjing, kucing, dan hewan langka dari Start Licensing Inc. Lisensi tersebut juga terdaftar dalam paten kloning SCNT yang dibuat Institute Roslin, lembaga yang berhasil mengkloning hewan pertama di dunia yakni domba bernama Dolly.


Responses

  1. The enemy of art is the absence of limitations.GeorgeOrsonWellesGeorge Orson Welles

  2. When you have nothing to say, say nothing.CharlesCalebColtonCharles Caleb Colton


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: