Oleh: haerunisa | Juli 27, 2008

Indonesia “Kendalikan” Siklon Tropis Durga

Rabu, 23 April 2008 | 23:02 WIB

JAKARTA, KAMIS – Untuk pertama kalinya, Indonesia memberi nama badai atau sikon tropis yang terbentuk dekat garis khatulistiwa (ekuator). Siklon tropis Durga adalah nama yang dipilih untuk siklon yang terbentuk di perairan barat daya Bengkulu pada Rabu (23/4) pukul 07.00 WIB.

Siklon Tropis Durga terbentuk di Samudera Hindia sekitar 1.000 kilometer dari Kota Bengkulu tepatnya pada 9,2 derajat Lintang Selatan (LS) dan 95,1 Bujur Timur (BT). Saat ini, siklon beregrak ke arah timur-tenggara menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan 11 kilometer perjam.

Munculnya Siklon Tropis Durga hanya berselang kurang dari sebulan sejak Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis Jakarta atau Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta resmi beroperasi pada 24 Maret 2008 bersamaan dengan Hari Meteorologi Dunia. Lembaga tersebut dibentuk Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) setelah Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menunjuk Indonesia untuk memantau dan memberikan peringatan dini terhadap badai yang terbentuk pada daerah antara 90-125 derajat Bujur Timur (BT) dan 0-10 derajat Lintang Selatan (LS).

Penamaan siklon tropis dengan nama tokoh pewayangan yang khas Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia dan tercatat dalam sejarah komunitas meteorologi dunia. Dengan sistem komunikasi yang telah terintegrasi secara global, informasi siklon tropis dari Indonesia secara cepat tersebar ke seluruh dunia. TCWC melaporkan hasil analisis secara berkala terhadap siklon tropis di sekitar Indonesia dalam situsnya.

Apalagi, siklon tropis lebih banyak terbentuk di luar wilayah tanggung jawab Indonesia meskipun dampaknya dapat mempengaruhi cuaca dan gelombang di Indonesia. Siklon tropis yang terbentuk di wilayah tanggung jawab Indonesia relatif kecil, hanya 1-2 buah per tahun. Dari catatan selama 21 tahun (1964-2005) siklon tropis di wilayah ini lebih banyak terjadi pada bulan Desember. Kejadian pada bulan April pernah terjadi 14 kali.

Siklon tropis atau juga dikenal dengan angin topan merupakan pusaran angin yang sangat kuat yang kecepatannya dapat mencapai 120 kilometer per jam atau lebih. Seperti namanya, siklon tropis terbentuk di daerah tropis dan terjadi di lautan yang hangat. Adanya siklon tropis dapat menyebabkan terjadinya hujan deras dan gelombang laut yang tinggi, pada daerah yang dilalui dan daerah di sekitarnya.


Responses

  1. Huh payah cuma begitu doang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: